Energi
Beranda / Energi / Australia Komitmen Investasi US$8 Juta untuk Dana Iklim di Indonesia

Australia Komitmen Investasi US$8 Juta untuk Dana Iklim di Indonesia

Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB). Dok

JAKARTA – Australian Development Investments (ADI) mengumumkan komitmen investasi sebesar US$8 juta untuk dana iklim dan keberlanjutan milik perusahaan modal ventura Indonesia, AC Ventures. Investasi tersebut akan ditanamkan di berbagai sektor, seperti energi terbarukan, mobilitas kendaraan listrik, efisiensi energi, pengelolaan limbah dan ekonomi sirkular, serta pertanian cerdas-iklim dengan tujuan mencapai pengurangan emisi CO2 sebesar 10 megaton.

Ini adalah investasi ADI pertama melalui KINETIK atau Kemitraan Iklim, Energi Terbarukan, dan Infrastruktur Australia-Indonesia.

“Komitmen investasi Pemerintah Australia akan memungkinkan AC Ventures untuk mengidentifikasi, berinvestasi dan mendukung bisnis yang berada di garis depan transisi energi,” kata Kuasa Usaha Kedutaan Besar Australia Gita Kamath dalam pernyataannya, dikutip pada Selasa, 11 Februari 2025.

Ia menegaskan komitmen Australia dalam berinvestasi melalui dana yang memberikan keuntungan finansial dan dampak iklim, gender, dan pembangunan yang terukur di Indonesia. Kamath mengatakan kemitraan ini merupakan bukti dari semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya investasi yang berfokus pada iklim.

“Bersama-sama, kita dapat mendorong perubahan yang berarti dan berkontribusi pada masa depan yang lebih berkelanjutan,” kata Helen Wong, Managing Partner di AC Ventures.

Indonesia Darurat Sampah: 34 Proyek WtE Siap Dibangun, Green Jobs Terbuka Lebar

Pengumuman ini bertepatan dengan kunjungan delegasi investor Australia ke Indonesia yang mencakup investor jangka panjang Macquarie Group, ANZ Bank, dan Aspen Medical, ditambah beberapa investor di bidang perawatan kesehatan, logistik, infrastruktur, energi, pertambangan, dan sumber daya.

“Kami ingin melihat investor Australia memahami dan memanfaatkan berbagai peluang yang ada di Indonesia dan terdapat pintu masuk ke pasar yang beragam, termasuk dana ventura yang berfokus pada dampak seperti AC Ventures,” kata Jennifer Westacott dari Australia’s Business Champion for Indonesia.

Perusahaan-perusahaan Australia telah berinvestasi lebih dari US$4,3 miliar di Indonesia selama satu dekade terakhir dan kini berinvestasi lebih dari US$500 juta per tahun. (TR Network)

Ikuti Whatsapp Channel TROPIS di sini

Saat Dunia Cari Solusi Iklim: Penggembala Tradisional Jawabannya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *