DENPASAR – Banjir setinggi hingga 1,2 meter melumpuhkan sejumlah wilayah di Bali pada Selasa (24/2/2026), memaksa tim gabungan mengevakuasi puluhan wisatawan dari sebuah hotel di kawasan wisata Kuta, Kabupaten Badung.
Sedikitnya 60 tamu hotel di Jalan Pantai Jerman, Kecamatan Kuta, harus dievakuasi setelah air mengepung bangunan sejak pagi hari.
Hujan deras yang mengguyur selama beberapa hari terakhir memicu luapan sungai dan merendam jalan hingga permukiman warga.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Ariasandy mengatakan ketinggian air di lokasi hotel mencapai 1,2 meter.
“Tim melaksanakan evakuasi tamu di hotel, untuk kedalaman air mencapai 1,2 meter,” ujarnya.
Evakuasi dilakukan tim gabungan SAR dan kepolisian. Mayoritas tamu yang dievakuasi merupakan wisatawan yang hendak menuju bandara untuk check-out. Proses penyelamatan dilaporkan berjalan lancar.
Sungai Meluap, Permukiman Terendam
Tak hanya kawasan wisata, banjir juga merendam sejumlah titik di Denpasar Selatan. Luapan sungai menggenangi rumah warga di Jalan Kerta Dalem dan sekitarnya dengan ketinggian air rata-rata 30 sentimeter.
Air dilaporkan mulai masuk ke rumah warga sejak dini hari. Sejumlah pelaku usaha kecil, seperti salon dan warung makan, terdampak langsung karena tempat usaha mereka ikut terendam.
Beberapa titik lain yang terdampak antara lain Pemogan, Panjer, Sesetan, Bumi Ayu Sanur, serta area persawahan di sekitar Kerta Dalem. Sampah plastik yang menyumbat gorong-gorong dan jembatan kecil turut memperparah genangan.
Warga bergotong royong membersihkan saluran air untuk mempercepat surutnya banjir agar aktivitas ekonomi tetap berjalan.
BMKG Keluarkan Peringatan Hujan Ekstrem hingga Awas
Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk periode 24–26 Februari 2026.
Tiga level peringatan diterbitkan, yakni:
– Waspada: hujan intensitas sedang–lebat
– Siaga: hujan lebat–sangat lebat
– Awas: hujan sangat lebat hingga ekstrem
Pada Selasa (24/2), wilayah Badung, Tabanan, Gianyar, Klungkung, Karangasem, dan Kota Denpasar masuk kategori awas. Sementara Jembrana, Bangli, dan Buleleng berada pada level siaga.
Kecepatan angin diperkirakan mencapai 45 kilometer per jam. Gelombang laut di perairan selatan Bali diprediksi setinggi empat meter pada Selasa dan tiga meter pada Rabu (25/2).
Sejumlah destinasi wisata populer seperti Nusa Dua, Kuta, Tanah Lot, Sanur, Ubud, Bedugul, Kintamani, dan Besakih diprakirakan diguyur hujan, bahkan berpotensi hujan petir pada malam hari.
Ancaman Berlanjut
Prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan masih akan terjadi hingga Kamis (26/2), dengan sejumlah wilayah tetap berada pada level waspada hingga siaga.
Situasi ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat dan pelaku pariwisata di Bali untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di kawasan rawan banjir dan pesisir selatan yang berisiko terdampak gelombang tinggi.
Banjir yang kembali melanda Bali ini menambah daftar panjang bencana hidrometeorologi di tengah cuaca ekstrem yang makin intens dalam beberapa tahun terakhir. (TR Network)
