News
Beranda / News / Gempa Bumi 7,6 Sulut: Tsunami Muncul di 5 Wilayah dan 93 Gempa Susulan

Gempa Bumi 7,6 Sulut: Tsunami Muncul di 5 Wilayah dan 93 Gempa Susulan

Gelombang tsunami di Minahasa Utara setinggi 0,75 meter. Ist

MANADO – Gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara (Sulut) memicu kepanikan luas. Tak hanya merusak, bencana ini juga memicu tsunami di sejumlah titik serta rentetan gempa susulan yang terus terjadi dalam hitungan jam.

Tsunami Terdeteksi di 5 Wilayah

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), tsunami terdeteksi di lima wilayah di Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Meski tergolong kecil, fenomena ini tetap menjadi ancaman serius bagi masyarakat pesisir.

Plt Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menyatakan bahwa gelombang tsunami terpantau melalui alat pengukur muka laut (tide gauge).

Berikut rincian ketinggian tsunami:

– Halmahera Barat: 0,30 meter
– Bitung: 0,20 meter
– Sidangoli: 0,35 meter
– Minahasa Utara: 0,75 meter (tertinggi)
– Belang: 0,68 meter

Mengapa Pemulihan Pascabencana di Indonesia Selalu Rumit?

93 Gempa Susulan dalam 6 Jam

Tak berhenti pada gempa utama, wilayah ini diguncang 93 kali gempa susulan hanya dalam waktu enam jam hingga pukul 12.00 WITA.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat:

– Magnitudo gempa susulan berkisar antara 2,8 hingga 5,8
– Sebanyak 7 gempa terasa langsung oleh warga
– Intensitas guncangan mencapai VI–VII MMI di Manado dan sekitarnya
– Kerusakan dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Ternate, di mana beberapa rumah mengalami kerusakan akibat kuatnya getaran.

Pusat Gempa & Potensi Ancaman Lanjutan

Gempa utama diketahui berpusat di laut, sekitar 129 kilometer tenggara Bitung, dengan kedalaman 62 kilometer. Lokasi ini berada di zona aktif yang rawan gempa besar, bahkan dikategorikan sebagai bagian dari sistem megathrust.

BMKG dan BNPB kini terus memantau perkembangan situasi. Masyarakat diimbau tetap waspada karena:

RUU Masyarakat Adat Mandek di DPR, Potensi Konflik Kian Menganga

– Gempa susulan diperkirakan berlangsung hingga 1–2 pekan
– Ada potensi guncangan lebih besar meski cenderung melemah seiring waktu

Sebagai catatan, bencana ini tidak lagi dipandang sebagai gempa biasa. Kombinasi gempa kuat, tsunami, dan puluhan gempa susulan menjadikan Sulawesi Utara dan Maluku Utara dalam status siaga tinggi.

Warga diminta tidak lengah dan terus mengikuti informasi resmi dari BMKG serta BNPB. (TR Network)

Ikuti Whatsapp Channel TROPIS di sini

ASEAN Sepakat Percepat Pengendalian Spesies Invasif

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *