Site icon Tropis.id

Teknologi China ini Bisa Pantau Debu dan Polusi Global dalam Hitungan Detik

Artificial Intelligence–driven Global Aerosol-Meteorology Forecasting System (AI-GAMFS), sebuah teknologi China dalam sistem prakiraan aerosol–meteorologi berbasis kecerdasan buatan pertama di dunia. File WMO

GENEWA – Sebuah terobosan besar dalam teknologi meteorologi dan pemantauan lingkungan global lahir dari China.

Para ilmuwan di Chinese Academy of Meteorological Sciences (CAMS) di bawah China Meteorological Administration (CMA) resmi meluncurkan sistem prakiraan aerosol–meteorologi berbasis kecerdasan buatan pertama di dunia.

Sistem yang dinamakan Artificial Intelligence–driven Global Aerosol-Meteorology Forecasting System (AI-GAMFS) ini bahkan telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah bergengsi Nature pada 5 Maret 2026.

Teknologi ini diyakini mampu memprediksi pergerakan debu, polusi udara, dan partikel atmosfer secara global hanya dalam waktu kurang dari satu menit—sebuah lompatan besar dibandingkan metode prakiraan atmosfer konvensional.

AI Membaca 42 Tahun Data Atmosfer Dunia

Menurut anggota tim inti CAMS, Gui Ke, pengembangan AI-GAMFS dimulai pada Mei 2024. Sistem ini dilatih menggunakan 42 tahun data reanalisis aerosol global yang mencakup sekitar 120.000 titik waktu pengamatan atmosfer.

Aliansi Perusahaan Teknologi Dunia Bersatu Atasi “Gas Pembakar Bumi”

Dengan basis data besar tersebut, sistem mampu:

– Menghasilkan prakiraan global hingga 5 hari ke depan
– Resolusi waktu setiap 3 jam
– Resolusi spasial 50 kilometer
– Membuat 8 siklus prakiraan baru setiap hari
– Semua proses selesai dalam waktu kurang dari satu menit

Kecepatan ini menjadikan AI-GAMFS sebagai salah satu model prakiraan atmosfer berbasis AI tercepat yang pernah dibuat.

Memantau Debu Sahara hingga Polusi Industri

Sistem AI-GAMFS dapat memprediksi 54 variabel atmosfer, termasuk karakteristik optik dan konsentrasi permukaan dari lima komponen aerosol utama: Debu mineral, Sulfat, Karbon hitam (black carbon), Karbon organik hingga Garam laut.

Partikel-partikel ini memiliki pengaruh besar terhadap: kualitas udara, perubahan iklim, transportasi udara hingga kesehatan manusia.

Ambisi Uni Eropa Pangkas Emisi 90 Persen, Industri Dipaksa Berubah Total

Dengan kata lain, sistem ini mampu melacak fenomena seperti badai debu lintas benua, kabut polusi industri, hingga aerosol laut yang mempengaruhi cuaca global.

Sudah Digunakan di China dan Sistem Peringatan Dunia

Menurut peneliti CAMS Che Huizheng, AI-GAMFS kini telah melewati seluruh tahapan dari riset hingga implementasi operasional.

Di China, sistem ini telah digunakan oleh: National Meteorological Centre of China, lebih dari 10 biro meteorologi provinsi, termasuk Shaanxi dan Ningxia.

Teknologi ini juga dipakai untuk: analisis pasca-prakiraan badai pasir dan debu, konsultasi operasional meteorologi lingkungan.

Beberapa wilayah seperti Gansu bahkan mengembangkan versi resolusi tinggi hingga 5 km, memungkinkan prediksi lokal yang jauh lebih detail.

Bencana Banjir Lahar Merapi: 3 Warga Tewas, 2 Masih Hilang

Kini Tersedia untuk Dunia

Tidak hanya untuk China, sistem AI-GAMFS juga telah diintegrasikan ke platform peringatan dini internasional milik World Meteorological Organization melalui World Meteorological Centre Beijing.

Menariknya, sistem ini juga dibuka secara open-source, sehingga negara berkembang dapat mengoperasikannya hanya dengan satu server.

Hal ini memberi peluang bagi banyak negara untuk memperoleh prakiraan aerosol berpresisi tinggi dengan biaya rendah—sesuatu yang sebelumnya sulit dicapai.

Senjata Baru Dunia Hadapi Krisis Iklim

Ke depan, tim peneliti berencana mengembangkan sistem AI meteorologi regional yang lebih detail, dengan fokus pada sektor: konservasi ekologi, perlindungan lingkungan, transportasi hingga mitigasi bencana.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat respons global terhadap perubahan iklim dan krisis kualitas udara.

Dengan kemampuannya memproses data atmosfer global dalam hitungan detik, AI-GAMFS berpotensi menjadi salah satu teknologi kunci dalam sistem peringatan dini iklim dan polusi dunia di masa depan. (TR Network)

Ikuti Whatsapp Channel TROPIS di sini

Exit mobile version