Site icon Tropis.id

Bencana di Bogor: 144 Rumah Terdampak Banjir

Kondisi di Desa Cijayanti dan Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang yang terendam banjir. PPID

CIBINONG — Banjir yang menerjang wilayah Sentul, Bogor tepatnya di Desa Cijayanti dan Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang mengakibatkan 144 rumah terdampak, delapan di antaranya mengalami kerusakan berat setelah Sungai Cijayanti (Kali Cisarapati) meluap akibat curah hujan tinggi, Rabu (11/2/2026) sore.

Pemerintah Kabupaten Bogor bergerak cepat melakukan penanganan darurat dan langkah pencegahan agar banjir tidak kembali berulang.

Sungai Meluap, Jalan RI 1 Lumpuh

Banjir terjadi sekitar pukul 15.30 WIB setelah hujan deras mengguyur kawasan hulu. Luapan air dari Sungai Cijayanti merendam Jalan Cijayanti Jalur RI 1 di depan Perumahan Sanctuary/Jembatan Cijayanti serta menggenangi pemukiman warga di Kampung Cicerewed.

Tak hanya itu, kawasan Perumahan Citra dan Cluster Sentul Green Mountain di Desa Bojongkoneng turut terdampak. Genangan air disertai lumpur masuk ke rumah-rumah warga, menyebabkan kerugian material.

Berdasarkan data sementara:
144 kepala keluarga (KK) terdampak
8 rumah rusak berat
136 KK mengalami kerugian material

BOGOR DI UJUNG TANDUK: Krisis Ekologi Berlapis, Krisis Tata Ruang Membuka Jalan Bencana

Tim Gabungan Turun Sejak Malam

Sejak malam kejadian, tim gabungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum (DPU), BPBD, Dinas Sosial, Damkar, serta aparat desa dan RT/RW langsung bergerak di lapangan.

Langkah cepat yang dilakukan antara lain:

– Pembersihan lumpur di rumah warga
– Evakuasi warga ke lokasi aman
– Pemeriksaan dan pembenahan saluran air
– Asesmen kerusakan bangunan
– Distribusi bantuan logistik darurat

Koordinasi lintas perangkat daerah dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan terintegrasi.

Normalisasi Sungai Dikebut, Excavator Long Arm Diterjunkan

Sebagai langkah strategis, Bupati Rudy Susmanto menginstruksikan DPU Kabupaten Bogor segera melakukan normalisasi Sungai Cijayanti.

Banjir dan Badai Terjang Kawasan Puncak Bogor, Mobil Terseret Arus

Alat berat berupa excavator long arm diterjunkan untuk:
– Pengerukan sedimentasi
– Pelebaran alur sungai
– Mengembalikan kapasitas tampung air saat hujan ekstrem

Selain itu, DLH bersama DPU juga melakukan pembersihan saluran drainase yang tidak berfungsi optimal.

“Penanganan banjir akan dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya melalui normalisasi sungai, tetapi juga pembenahan sistem drainase agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegas Rudy Susmanto.

Komitmen Pemkab Bogor: Tanggap Darurat hingga Pemulihan

Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan warga terdampak telah menerima bantuan kebutuhan dasar serta dukungan penanganan darurat. Fokus saat ini adalah pemulihan kondisi lingkungan dan mencegah potensi banjir susulan.

Banjir di kawasan Babakan Madang kembali menjadi pengingat pentingnya pengelolaan daerah aliran sungai, normalisasi berkala, serta perbaikan sistem drainase permukiman yang berada di sekitar aliran sungai.

Gawat! 22,5 Kilometer Sungai Cisadane Tercemar Limbah  Pestisida

Pemkab Bogor menegaskan komitmennya untuk hadir cepat, tanggap, dan memprioritaskan keselamatan serta kebutuhan masyarakat dalam setiap fase penanganan bencana. (TR Network)

Ikuti Whatsapp Channel TROPIS di sini

Exit mobile version