Energi
Beranda / Energi / Uni Eropa Gandeng Ramengvrl Gaungkan Energi Bersih di Indonesia

Uni Eropa Gandeng Ramengvrl Gaungkan Energi Bersih di Indonesia

Pembangkit Listrik Tenaga Angin, termasuk salah satu proyek energi bersih yang dikembangkan melalui Green Energy Corridor Sulawesi (GECS) oleh JETP. Arsip

JAKARTA – Uni Eropa melancarkan langkah tak biasa untuk mendorong agenda energi berkelanjutan di Indonesia: menggandeng rapper muda Ramengvrl sebagai ujung tombak kampanye bertajuk “I’ve Got the Power”.

Di balik irama hip-hop yang energik, tersimpan pesan strategis: memperluas pengaruh sekaligus mempercepat transisi energi bersih di Indonesia.

Kampanye ini menjadi simbol kemitraan Indonesia–Uni Eropa dalam mendorong akses energi yang andal, terjangkau, dan berkelanjutan. Bukan hanya soal listrik, tetapi juga tentang udara lebih bersih, peluang kerja baru, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Inti kampanye ini adalah lagu terbaru Ramengvrl yang memadukan hip-hop Barat, nuansa Asia Tenggara, dan sentuhan pop modern. Lagu tersebut dirancang bukan hanya sebagai hiburan, tetapi sebagai medium untuk membangun kesadaran generasi muda tentang pentingnya energi bersih.

Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Denis Chaibi, menegaskan bahwa investasi energi berkelanjutan merupakan katalis bagi pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Maluku Utara: Surga Genetik yang Terlupakan

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin menunjukkan bagaimana kemitraan Indonesia dan Uni Eropa memberi dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya pada 15 April 2026.

Sementara itu, Ramengvrl menyebut proyek ini sebagai bentuk kontribusi nyata seorang seniman terhadap masa depan.

“Ini bukan cuma soal listrik, tapi tentang daya untuk inovasi, pendidikan, dan mimpi,” katanya.

Kisah Nyata: Dari Lapangan Badminton hingga Kedai Kopi

Video musik kampanye ini tidak hanya menampilkan visual artistik, melainkan menampilkan cerita nyata masyarakat Indonesia.

Amanda, seorang pelatih bulu tangkis, kini dapat mengembangkan klubnya berkat listrik yang stabil—memungkinkan latihan berlangsung siang dan malam dengan fasilitas yang lebih baik.

Krisis Udara Bersih: Pemerintah Siap Relokasi Industri dari Kota Jakarta

Di sisi lain, Ilham, pendiri kedai kopi, merasakan langsung manfaat energi andal dalam menjaga kualitas layanan—mulai dari mesin espresso hingga kenyamanan pelanggan.

Kisah-kisah ini menegaskan bahwa energi berkelanjutan bukan konsep abstrak, melainkan solusi konkret yang menyentuh kehidupan sehari-hari.

Kampanye ini juga diperkuat oleh kreator digital seperti Dita Kerang dan Pandawara Group.

Mereka bertugas “menerjemahkan” isu energi yang kompleks menjadi konten ringan dan mudah dipahami, sekaligus mendorong partisipasi publik—terutama generasi muda—dalam transisi energi bersih.

Miliaran Euro di Balik Kampanye

Di balik kampanye kreatif ini, tersimpan investasi besar. Melalui strategi Global Gateway, Uni Eropa menggelontorkan dukungan untuk transisi energi di Indonesia, termasuk lewat program Just Energy Transition Partnership (JETP).

Rp11,4 Triliun Diselamatkan: Negara Sikat Mafia Hutan

Total nilai dukungan mencapai €3,4 miliar dalam bentuk hibah, pinjaman, dan investasi.

Fokusnya meliputi: Pengembangan energi terbarukan seperti surya, angin, dan air, Modernisasi jaringan listrik, Pengurangan bertahap PLTU batu bara, hingga Percepatan dekarbonisasi sektor energi.

Langkah Uni Eropa ini menunjukkan bahwa diplomasi energi kini tidak lagi hanya melalui meja perundingan, tetapi juga lewat budaya populer.

Dengan menggandeng figur seperti Ramengvrl, pesan energi bersih tidak lagi terasa teknokratis—melainkan dekat, relevan, dan punya daya pengaruh kuat.

Pertanyaannya kini: apakah kampanye ini benar-benar akan mengubah perilaku energi masyarakat, atau sekadar jadi strategi “soft power” baru dari Eropa di Indonesia? (TR Network)

Ikuti Whatsapp Channel TROPIS di sini

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *