JAKARTA — Peta pariwisata Asia tengah bergerak. Dominasi destinasi mapan seperti Bali mulai menghadapi tantangan serius dari kawasan baru yang tumbuh agresif. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Pulau Phu Quoc di Vietnam.
Pulau ini baru saja dinobatkan sebagai pulau tercantik di Asia versi pembaca Condé Nast Traveler.
Lebih dari sekadar gelar, Phu Quoc kini diproyeksikan menjadi salah satu destinasi wisata paling dibicarakan di dunia pada 2026. Prediksi tersebut dirilis oleh What’s On, majalah gaya hidup dan perjalanan berpengaruh yang berbasis di Uni Emirat Arab (UEA).
Dulu dikenal sebagai pulau nelayan yang tenang, Phu Quoc kini naik kelas. Perluasan rute penerbangan langsung dari Asia Timur, ditambah rencana konektivitas global baru, mengubah wajah pulau ini menjadi kawasan resor dan hiburan bertaraf internasional.
Transformasi cepat ini menempatkan Phu Quoc sebagai pemain baru dalam persaingan destinasi unggulan Asia Tenggara—wilayah yang selama ini identik dengan Bali dan Phuket.
Di tengah kejenuhan wisatawan global terhadap destinasi yang terlalu padat (overcrowded) dan semakin mahal, Phu Quoc hadir sebagai alternatif segar.
Daya tarik utamanya terletak pada kombinasi pantai tropis yang masih relatif alami, ekosistem laut yang hidup, hutan dan pegunungan hijau, serta infrastruktur pariwisata modern yang terus diperluas.
Tak hanya mengandalkan alam, Phu Quoc juga mengembangkan pengalaman wisata buatan. Kehadiran taman hiburan kelas dunia, resor terpadu, hingga pusat hiburan keluarga memperluas segmen pasar, dari pencari ketenangan hingga wisatawan massal.
Data kunjungan memperlihatkan laju pertumbuhan yang signifikan. Sepanjang 2025, Phu Quoc mencatat 8,1 juta wisatawan, termasuk 1,8 juta turis mancanegara. Pada 2026, otoritas setempat menargetkan 8,5 juta kunjungan, dengan jumlah wisatawan asing mencapai dua juta orang.
Dengan dibukanya rute internasional baru yang menghubungkan Phu Quoc langsung ke pusat-pusat wisata utama Asia dan dunia, pulau ini kian mengukuhkan posisinya dalam jaringan perjalanan global.
Ambisi tersebut menempatkan Phu Quoc sebagai penantang serius bagi dominasi lama pariwisata Asia, termasuk Bali.
Phu Quoc kini bukan lagi sekadar destinasi alternatif. Ia menjelma menjadi simbol pergeseran arah pariwisata Asia, menandai era baru di mana pusat-pusat wisata regional tak lagi didominasi oleh nama lama semata. (TR Network)































